Pengenalan Dasar Google Adsense


Bagi para pemilik blog dan website, mungkin Google Adsense sudah menjadi salah satu produk yang cukup mereka kenal.

Karena cita-cita setiap pemilik blog, pastinya ingin bisa mendaftarkan blog miliknya ke Google Adsense.

Bagaimana tidak, sebab layanan Google satu ini akan memberikan bayaran kepada pemilik blog, yang menampilkan iklan dari pengiklan di situs mereka.

Semakin banyak iklan yang dilihat dan diklik oleh pengguna website, maka akan semakin besar nominal bayaran yang akan diterima oleh pemilik blog.



Apa Itu Google Adsense?

Bagi sebagian blogger pemula, mungkin masih ada yang bertanya-tanya tentang apa itu Google Adsense?

Mengapa banyak blogger yang ingin mendaftarkan blognya ke layanan jasa periklanan tersebut?

Pada dasarnya, Google Adsense adalah layanan jasa periklanan yang dikelola oleh Google. Dimana para pengiklan akan membuat dan mendaftarkan iklannya di Google Ads dengan sistem lelang.

Jika iklan yang mereka buat sudah disetujui oleh pihak Google, maka iklan tersebut akan tampil pada ribuan situs yang sudah menjadi publisher Adsense.

Cara Kerja Google Adsense

Cara Kerja Google Adsense



Layanan jasa periklanan yang dikelola oleh Google ini, menggunakan sistem bagi hasil untuk setiap iklan yang tayang dan diklik oleh pengguna.

Pembagian hasilnya sendiri dibagi menjadi dua kategori:

  • Iklan konten 68% untuk penayang
  • Iklan penelusuran 51% untuk penayang

Selain dua kategori penayangan iklan untuk web di atas, sebenarnya Google Adsense juga memiliki kategori lainnya, yaitu:

  • Host Konten (blogspot)
  • Host Youtube
  • Google Play Newsstand (Admob)

Adapun cara kerja Google Adsense terbagi menjadi tiga tahap, yaitu:

  1. Pemilik blog akan menyediakan ruang khusus untuk menayangkan iklan di situsnya.
  2. Pengiklan akan mengikuti lelang secara realtime. Iklan yang membayar paling tinggi akan tampil pada blog penayang.
  3. Akumulasi penghasilan dari iklan yang sudah mencapai ambang batas pembayaran, akan direkap oleh pihak Google, dan akan dibayarkan kepada pemilik blog setiap tanggal 20 bulan berikutnya.

Kelebihan Google Adsense

Hingga saat ini, Google Adsense masih menjadi jaringan iklan yang paling banyak digunakan oleh pemilik website. Hal ini juga berkaitan dengan integritas perusahaan yang mengelola jaringan iklan ini, yaitu Google.



Sehingga Adsense saat ini sudah menjadi layanan monetasi website terpercaya, yang sudah pasti membayar para penayang iklannya.

Selain itu, Adsense juga memiliki unit iklan yang lebih canggih dibandingkan jaringan iklan lainnya. Karena unit iklan Google Adsense, sudah mendukung format ukuran responsif.

Jenis-jenis Unit Iklan Adsense

Jenis jenis unit iklan Google Adsense

Jenis-jenis unit iklan Adsense juga bervariasi. Ada beberapa jenis unit iklan yang bisa digunakan oleh penayang iklan, seperti:

  • Display ads, yang berupa banner iklan berupa gambar dengan ukuran tertentu dan cocok dipasang di bagian manapun pada website.
  • In-feeds ads, yang cocok untuk dipasang pada daftar artikel, baik itu di hompage ataupun di laman daftar kategori artikel.
  • In-article ads, jenis ad unit ini sangat cocok digunakan di dalam artikel. Kamu bisa memasang unit iklan ini, di bagian atas artikel, tengah artikel ataupun bawah artikel.
  • Matched content, unit iklan jenis ini akan mempromosikan artikel pada blog kamu, dengan menjadikannya sebagai konten yang dipromosikan. Biasanya unit iklan ini diletakan di bagian akhir artikel.
  • Link ads, jenis unit iklan ini berupa link pencarian, dengan kata kunci yang biasa dicari atau digunakan oleh pengunjung website.

Namun jenis-jenis unit iklan ini, belum tentu tersedia di semua akun Google Adsense penayang.

Seperti jenis unit iklan Matched content, yang hanya tersedia bagi penayang yang jumlah artikel di blognya sudah cukup banyak, dan aktif mengupload artikel setiap harinya.

Sementara jenis unit iklan Link ads, saat ini sudah tidak ditemukan pada akun Adsense tahun terbaru. Tapi unit iklan ini masih tersedia pada akun Adsense tahun lawas.

Kekurangan Google Adsense

Tidak selamanya produk Google selalu memiliki kelebihan. Karena pasti ada juga kekurangan yang dimiliki oleh layanan periklanan milik Google tersebut.

1. Pertama

Kekurangan Google Adsense yang pertama adalah, proses persetujuan yang sulit. Khususnya untuk website yang masih seumur jagung, dan lalu lintas pengunjung situsnya masih sangat sedikit.

Tak jarang, para pemilik blog baru banyak yang berputus asa, lantaran pendaftaran blog mereka untuk menjadi penayang iklan di Google Adsense, selalu ditolak dengan alasan yang kurang jelas.

Namun tentu saja bukan tanpa alasan Google melakukan hal itu, sebab mereka adalah perusahaan periklanan yang sudah bersekala besar.

Selain itu, pengiklan juga tidak mau iklan yang mereka bayar, tetap tampil pada website yang tidak memiliki pengunjung aktif.

2. Kedua

Kekurang Adsense yang kedua adalah, peraturan yang cukup ketat, khsusunya soal publikasi konten artikel. Google tidak mengizinkan iklan mereka tayang pada laman artikel, yang tidak mematuhi kebijakan konten mereka.

Adapun beberapa konten yang tidak bisa dimonetasi dengan Adsense, antara lain adalah:

  • Konten pornografi.
  • Konten dewasa/seksual.
  • Konten perjudian.
  • Konten ilegal, mempromosikan kegiatan ilegal atau melanggar hukum.
  • Konten yang mengandung unsur SARA.
  • Konten yang provokatif, melecehkan, menghina.
  • Jual beli minuman keras, obat-obatan yang tidak disetujui, narkoba, tembakau, dan senjata.
  • Penyalahgunaan hak cipta.
  • Konten yang menyesatkan dan penipuan.
  • Software berbahaya (virus komputer, ransomware, worm, trojan horse, rootkit, keylogger, program dialer, spyware).
  • Konten pelecehan seksual atau pedofilia.

Sangat banyak peraturan dan persyaratan yang harus dipatuhi oleh penayang iklan di Google Adsense. Hal ini berguna untuk menjaga ekosistem penayangan iklan yang sportif dan sehat.

Jika melanggar salah satu dari kebijakan konten tersebut, maka penayang akan mendapat hukuman berupa pembatasan penayangan iklan.

Pembatasan penayangan iklan ini terdiri dari tiga level, yaitu:

  • Pembatasan level laman: Pembatasan iklan hanya pada laman tertentu pada website.
  • Pembatasan level situs: Pembatasan iklan untuk seluruh laman situs yang melanggar.
  • Penangguhan akun Adsense: Artinya akun adsense kamu ditangguhkan, karena disinyalir melakukan pelanggaran yang lebih berat, seperti sumber lalu lintas yang tidak valid.

Itulah pengenalan dasar seputar pengertian Google Adsense, cara kerja Google Adsense, serta kelebihan dan kekurangan dari layanan periklanan Google tersebut.

Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam seputar dasar-dasar Google Adsense bagi pemula, silahkan kunjungi pusat bantuan Google Adsense.

Di pusat bantuan Google Adsense ini, kamu bisa mengetahui lebih banyak seputar cara kerja layanan penayangan iklan milik Google tersebut.

Tags:

SEO Manager | OKEGUYS Tech enthusiast who are also interested in movie and music.

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password