5 Tips Koleksi Baju Jadi Ramah Lingkungan, Biar Nggak Boros


Tak diragukan lagi bahwa dunia fesyen sangat berdampak terhadap kelangsungan lingkungan hidup.

Pada 15 tahun terakhir saja misalnya, produksi baju melonjak dua kali lipat berkat tren busana di toko ritel dengan alur produksi dan jangka waktu yang cepat (fast fashion).

Melihat kondisi ini, tentu kita perlu mengambil langkah inisiatif untuk mengelola baju menjadi ramah lingkungan.

Terlebih, sekarang ini tren berbelanja semakin meningkat sejak adanya e-commerce (toko online) di Indonesia.



Tips Koleksi Baju agar Ramah Lingkungan

Lalu, bagaimana cara efektif supaya koleksi baju di lemari tidak menjadi barang sia-sia atau hanya tergantung saja?

Nah, Okeguys kali ini punya sejumlah tips mengoleksi baju agar lebih ramah lingkungan, dirangkum dari berbagai sumber:

1. Mencari Tahu Bahan dari Baju yang Dibeli


Lakukan riset kecil-kecilan terkait bahan baju yang kamu kenakan, apakah punya dampak terhadap lingkungan atau justru bisa didaur ulang?

Secara garis besar, bahan baju dibagi menjadi tiga, yakni alami, sintetis dan semi-sintetis.



Pilihlah bahan pakaian yang diproduksi dengan teknik yang lebih ramah lingkungan. Misalnya, pakaian katun organik atau dikemas dengan material yang gampang didaur ulang.

2. Membeli Baju Vintage

Fast fashion cenderung tidak ramah lingkungan. Sebuah studi terbaru menyebutkan bahwa emisi gas yang dihasilkan akibat produksi tekstil setara dengan 1,2 miliar ton setiap tahun.

Jumlah itu sangatlah besar, bahkan melebihi dari emisi gas yang dihasilkan pesawat dan kapal laut.

Oleh karena itu, membeli baju-baju vintage merupakan salah satu upaya agar baju lebih ramah lingkungan.



3. Merawat Baju agar Awet Tahan Lama


Setiap kali berbelanja barang fesyen terutama baju, ingatlah untuk selalu merawatnya dengan baik agar awet.

Simpan dengan benar, jangan biarkan terpapar matahari dan lindungi dari jamur. Jika ada baju yang rusak, tahan diri untuk membeli baru.

Coba perbaiki saja atau jika memang sudah tak mau memakainya lagi, sebaiknya dihibahkan ke orang lain, alih-alih dibuang.

4. Pertimbangkan secara Matang Sebelum Beli

Kunci dari pakaian ramah lingkungan adalah berinvestasi pada baju yang memiliki umur panjang.

Artinya, baju tersebut diproduksi dengan baik dan dari segi fesyen tidak akan pernah mati gaya.

Karenanya, pertimbangkan kembali secara matang sebelum memutuskan akan membeli baju tersebut. Jauhi tren dan pilih baju yang lebih awet dipakai.

5. Donasikan Baju

Donasikan saja baju yang sekiranya sudah tidak mau atau tidak dapat dipakai lagi, misalnya karena kesempitan.

Lakukan aturan ‘masuk satu baju, keluar satu baju’. Secara tak langsung, aturan ini akan mencegah kamu untuk menambah baju baru lagi, jika memang tidak begitu urgent.

Tags:

Freelance Writer | OKEGUYS

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password