Simak, Inilah Perbedaan Perjanjian dan Kontrak


Dalam kehidupan sehari-hari, kamu tentu sudah cukup sering mendengar istilah perjanjian dan kontrak.

Perjanjian dan kontrak seringkali dianggap sama. Padahal, secara pengertian dan tujuan, kedua istilah ini berbeda loh, guys.

Lalu, letak perbedaan antara perjanjian dan kontrak ada di mana ya? Okeguys, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Perjanjian?



Perjanjian adalah kontrak tertulis atau lisan antara dua pihak atau lebih yang tidak bisa disahkan secara hukum.

Menurut Prof. Subekti, S.H, perjanjian merupakan peristiwa di mana seorang berjanji kepada yang lain, atau di mana dua orang itu saling berjanji untuk melaksanakan suatu hal.

Sementara itu, menurut Pasal 1339 KUHPerdata, disebutkan bahwa:

“Perjanjian-perjanjian tidak hanya mengikat untuk hal-hal yang dengan tegas dinyatakan di dalamnya, melainkan juga untuk segala sesuatu yang menurut sifat perjanjian diharuskan oleh kepatutan, kebiasaan, atau undang-undang.”

Dalam suatu perjanjian, ada beberapa unsur penting yang perlu diperhatikan, meliputi essentialia (unsur mutlak), naturalia (tanpa diperjanjikan secara khusus), dan accidentalia (unsur pelengkap).

Selain unsur tersebut, hukum perjanjian diperkuat dengan asas-asas sebagai berikut:



  • Asas kebebasan berkontrak
  • Asas pelengkap
  • Asas konsensual
  • Asas obligator

Apa Itu Kontrak?

Ilustrasi tanda tangan kontrak

Jika tadi sudah membahas tentang perjanjian, maka berikutnya terkait dengan istilah kontrak.

Secara definisi, kontrak diartikan sebagai perjanjian yang mengikat antara dua orang atau lebih dalam bentuk tertulis maupun lisan.

Dalam Black’s Law Dictionary, kontrak adalah suatu perjanjian antara dua orang atau lebih yang menciptakan kewajiban untuk berbuat atau tidak berbuat suatu hal khusus.

Sebagaimana diatur pada Pasal 1320 KUHPerdata, kontrak dapat dianggap sah secara hukum jika memenuhi 4 syarat berikut ini:



  • Kesepakatan para pihak
  • Kecakapan para pihak
  • Mengenai hal tertentu yang dapat ditentukan secara jelas
  • Sebab/causa yang diperbolehkan secara hukum.

Perbedaan antara Perjanjian dan Kontrak

Setelah mengetahui sedikit banyaknya tentang perjanjian dan kontrak, ada beberapa poin yang menjadi perbedaan antara dua istilah ini:

  1. Bedanya perjanjian dan kontrak dapat dilihat pada tahapan dan implikasi, seperti dilansir dari laman Hukum Online.
  2. Suatu perjanjian bisa menimbulkan perikatan (kontrak). Namun, tidak semua perjanjian dapat dikatakan sebagai kontrak.
  3. Umumnya, kontrak dibuat antara dua pihak atau lebih sebagai mitra bisnis/perusahaan. Sedangkan, perjanjian dibuat antara teman dekat dan sesama anggota keluarga.
  4. Terkait perihal, perjanjian biasa berisi hal-hal kecil. Namun lain halnya dengan kontrak yang berkaitan dengan segala macam perkara besar.
  5. Kontrak sifatnya mengikat secara hukum, sementara perjanjian tidak dapat diberlakukan secara hukum.

Freelance Writer | OKEGUYS

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password