Penangkapan Penyerang Novel Baswedan Dinilai Ganjal, Sepakat?


Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membuat gebrakan jelang akhir tahun 2019. Korps Bhayangkara sukses menangkap pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

Menariknya, dua pelaku merupakan anggota aktif Polri yang bertugas di Brimob. Saat digiring petugas, salah satu pelaku mengaku kesal dengan Novel dan menyebutnya seorang pengkhianat.

Tim advokasi Novel melihat ada beberapa keganjalan dalam kesuksesan aparat polisi dalam menangkap pelaku.

Oke guys, jadi gini:



Keganjalan Penangkapan Penyerang Novel

Penyerang Novel Baswedan
Para pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. (Antara Foto)

Dalam wawancaranya dengan beberapa media, tim kuasa hukum Novel Baswedan menyebut ada tiga keganjalan penangkapan penyerang Novel Baswedan.

Pertama soal informasi penangkapan pelaku. Pasalnya, masih ada informasi yang simpang siur. Ada yang menyebut pelaku ditangkap, tetapi ada juga yang mengatakan mereka menyerahkan diri.

Motif Pelaku Penyerangan Novel Dipertanyakan

Saat dibawa petugas ke mobil tahanan, tersangka RB mengaku tak suka dengan Novel.

“Karena dia pengkhianat,” tutur RB.

dilansir Kompas.com.

Nah, motif ini sedikit berbeda dengan hasil temuan Tim Gabungan Pencari Fakta bentukan Polri. Jadi, TGFP mengatakan, motif kasus penyiraman terhadap Novel berhubungan dengan pekerjaan korban sebagai penyidik KPK.

Pelaku Penyerang Novel Tak Mirip Sketsa Polri

Penyerang Novel Baswedan
Salah satu pelaku penyerangan Novel Baswedan. (Antara Foto)

Keanehan lainnya adalah muka pelaku yang tak mirip dengan sketsa yang dikeluarkan Polri. Uniknya, muka pelaku justru mirip dengan sketsa yang dikeluarkan Tempo.



Selain itu, tim kuasa hukum Novel juga menilai polisi belum bisa membuktikan tersangka yang ditangkap benar-benar pelaku penyerangan novel.

“Apakah ada kaitan antara pengakuan yang bersangkutan dan keterangan saksi-saksi, termasuk sketsa Polri?” kata salah satu anggota tim kuasa hukum Novel, Yati Andriyani.

Dikutip dari Tempo.

Jika diperhatikan secara teliti, wajar banyak yang menilai ada kejanggalan dalam penangkapan pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan. Namun, kita tak boleh berburuk sangka.

Beri waktu pihak kepolisian untuk bisa membuktikan fakta dan kenyataan yang sebenarnya.

Editor in Chief | OKEGUYS
I am an experienced journalist.
Pernah mengabdi di Kompas.com, Viva.co.id, Bola.com dan BBM Indonesia.

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password