8 Tipe Kecerdasan Intelektual Manusia, Cek Kamu yang Mana?


Setiap manusia di dunia memiliki kecerdasan intelektual yang berbeda. Masing-masing tipe kecerdasan manusia ini membuat cara pandang orang terhadap suatu hal seringkali beragam.

Tahukah kamu, bahwa tipe kecerdasan intelektual manusia itu dibedakan dalam beberapa kategori. Untuk lebih tahu, langsung simak yuk ulasan di bawah ini!

Macam-macam Kecerdasan Intelektual Manusia

Secara umum, kecerdasan intelektual atau intelligence quotient (IQ) adalah istilah untuk menjelaskan kemampuan seseorang dalam berpikir, mengolah, hingga bertindak terhadap lingkungan sekitarnya.

Untuk mengukur kecerdasan intelektual setiap orang biasanya dilakukan tes IQ (psikometrik), meskipun ini tidak menjadi penentu mutlak.



Seorang psikolog terkemuka dari University of Harvard, Howard Gardner, membagi kecerdasan intelektual manusia dalam 8 kategori, yakni:

1. Kecerdasan linguistik


Bagi seseorang yang memiliki tipe kecerdasan ini biasanya ia pandai mengolah kata-kata saat berbicara maupun menulis.

Maka tak heran, jika kecerdasan linguistik ini mengantarkan seseorang pada profesi seperti jurnalis, pembawa acara, atau pengacara.

2. Kecerdasan matematik atau logika



Berikutnya, tipe kecerdasan matematik di mana seseorang lebih mudah paham dalam hal angka dan logika.

Orang-orang seperti ini biasanya memiliki cara pandang rasional. Karena itulah, mereka lebih cocok menjadi seorang ilmuwan, akuntan, dan programmer.

3. Kecerdasan spasial


Individu dengan kecerdasan spasial cenderung lebih peka secara visual, warna, garis, bentuk, dan ruang.

Nah, pekerjaan yang cocok untuk tipe kecerdasan spasial adalah arsitek, fotografer, desainer, pilot, atau insinyur.



4. Kecerdasan kinetik dan jasmani

Tipe kecerdasan intelektual manusia berikutnya adalah kinetik dan jasmani, di mana seseorang menyukai olahraga dan berbagai kegiatan yang mengandalkan fisik.

Adapun tipe pekerjaan yang cocok untuk mereka misalnya menjadi atlet olahraga, pengrajin, montir, dan penjahit.

5. Kecerdasan musikal

Seperti sebutannya, kecerdasan ini mengarah pada kemampuan mengembangkan, mengekspresikan, serta menikmati bentuk musik dan suara.

Ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan musikal yaitu suka bersiul, mudah menghafal nada lagu, menguasai salah satu alat musik.

6. Kecerdasan interpersonal

Tingkat kepekaan bagi orang dengan kecerdasan interpersonal biasanya cenderung lebih tinggi.

Ketika berbicara, mereka mampu menjalin kontak mata dengan baik, menghadapi orang lain dengan penuh perhatian, dan mendorong orang lain mengutarakan pendapat.

Profesi guru dan negosiator lebih banyak dilakoni oleh orang-orang dengan tipe kecerdasan interpersonal.

7. Kecerdasan intrapersonal

Nah, jenis kecerdasan intrapersonal kebalikan dari kecerdasan interpersonal, di mana orang lebih suka bekerja sendiri.

Ya, orang dengan tipe kecerdasan ini cenderung cuek, sering mengintropeksi diri, dan mengerti kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya.

8. Kecerdasan naturalis

Terakhir, ada kecerdasan intelektual naturalis yaitu kemampuan memahami alam sekitarnya dan mengembangkan pengetahuannya mengenai alam.

Ciri-ciri orang dengan kecerdasan naturalis yaitu mencintai lingkungan, mampu mengenali sifat dan tingkah laku hewan, serta senang berkegiatan di luar atau alam.

Faktor yang Memengaruhi Kecerdasan Seseorang

Untuk kamu ketahui, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kecerdasan intelektual pada seseorang, antara lain:

  • Faktor bawaan atau biologis

Faktor ini ditentukan oleh sifat yang dibawa seseorang sejak lahir. Batas kesanggupan atau kecakapan seseorang dalam memecahkan masalah, antara lain ditentukan oleh faktor bawaan.

  • Faktor minat dan pembawaan yang khas

Faktor minat mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan merupakan dorongan bagi perbuatan itu.

  • Faktor pembentukan atau lingkungan

Pembentukan yang dimaksud di sini adalah segala keadaan di luar diri seseorang yang memengaruhi
perkembangan inteligensi.

  • Faktor kematangan

Dalam hal ini, faktor kematangan ditentukan oleh kematangan organ dalam tubuh manusia, mulai dari pertumbuhan dan perkembangannya.

  • Faktor kebebasan

Untuk faktor kebebasan, dapat diartikan bahwa manusia dapat memilih metode tertentu dalam memecahkan masalah yang dihadapi.

Di samping kebebasan memilih metode, ada juga kebebasan dalam memilih masalah yang sesuai dengan kebutuhan setiap individu.

Freelance Writer | OKEGUYS

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password