7 Jenis Keju Paling Populer dan Nikmat


Keju termasuk olahan susu yang bisa menambahkan cita rasa khas ke makanan. Kalian pasti lebih familiar dengan keju mozzarella dan keju cheddar. Sebenarnya keju memiliki berbagai jenisnya yang bisa digunakan sesuai kebutuhan dan keinginan.

Ada beberapa jenis keju yang sangat nikmat rasanya dan populer dinegara lain nih. Untuk para penggila keju, mungkin kalian tertarik untuk nyobain keju-keju ini.

1. Keju Mozzarella

(pixabay) – Mozzarella dengan tomat.

Keju Mozzarella termasuk keju yang sangat populer di Indonesia. Mozzarella juga sempat viral didunia kuliner Indonesia, karena keju ini diolah dengan berbagai makanan dan sempat menjadi makanan kekinian.



Keju Mozzarella salah satu keju yang gampang ditemukan dan biasanya digunakan dalam berbagai makanan atau sebagai topping dalam pasta, pizza, salad, daging, makanan laut, hingga sayuran. Keju mozzarella terbuat dari campuran susu sapi atau kerbau dan diproses sampai hasil teksturnya lembut dan lunak.

Makanya, lebih enak mencampurkan keju Mozarella saat makanan kalian masih hangat nih.
Selain itu, kandungan dalam keju Mozzarella juga bagus untuk tubuh kalian karena mengandung proteinnya juga sangat tinggi, kalsium, magnesium dan fosfor jadi bagus untuk menguatkan tulang kalian.

2. Keju Parmesan

(pixabay) – Keju Parmesan.

Keju Parmesan adalah keju yang terbuat dari susu sapid an memiliki proses pembuatan lumayan lama nih. Biasanya keju Parmesan memakan waktu hingga 1 tahun loh. Karena itulah mengapa keju Parmesan ini memiliki harga yang cukup mahal disbanding keju mozzarella.

Bentuknya juga unik seperti drum dengan kulit luaran berwarna kuning pucat, dan memiliki tekstur yang tergolong padat. Aroma keju Parmesan terasa manis dan rasanya juga tidak terlalu tajam. Tapi keju ini sering ditemukan dalam bentuk bubuk dan dijadikan taburan keju untuk berbagai macam makanan



3. Keju Cheddar

(pixabay) – Keju Cheddar.

Satu lagi keju yang cukup popular di Indonesia adalah keju Cheddar. Keju ini bukan hanya popular di Indonesia, tapi sangatlah popular di dunia. Nama keju Cheddar ini diambil dari tempat asalnya di Inggris, yaitu desa Cheddar di Somerset. Harganya juga lebih terjangkau dibandingkan keju lainnya.

Di Indonesia, keju Cheddar biasanya digunakan untuk pembuatan atau topping kue. Di negara lain, Cheddar diolah dengan makanan burger atau sandwich.

Keju Cheddar memiliki tekstur yang kering, tidak mudah meleleh, keras. Keju Cheddar yang baru jadi memiliki warna kuning pucat dengan tekstur yang sedikit lunak, sedangkan keju Cheddar yang sudah lama memiliki warna kuning dan tekstur yang lebih keras.

4. Keju Mascarpone

(wikipedia) – Keju Mascarpone.



Keju Mascarpone berasal dari Italia yang terbuat dari susu krim kental dengan asam sitrat atau asam asetat. Keju Mascarpone memiliki tekstur yang lebih lembut dibandung keju sebelumnya. Keju ini memiliki kandungan lemak yang tinggi mulai dari 60% sampai 75%.

Nah, hasil kandungan lemak tersebut menjadikan keju Mascarpone ini sebagai bahan pokok penting dalam beberapa resep makanan Italia seperti Tiramisu dan Cheesecake.

5. Keju Edam

(mymilk) – Keju Edam.

Seperti keju Cheddar, keju Edam daimbil dari daerah asalnya, Edam yang terletak di Belanda. Bentuk keju Edam terbilang cukup unik karena bentuknya menyerupai buah apel karna memiliki kulit luar berwarna merah terang dan kejunya berwarna kuning pucat.

Keju Edam cocok banget nih untuk kalian yang ingin coba diet, karna kandungan lemaknya jauh lebih rendah disbanding keju lainnya.

Keju Edam cenderung tidak memilik bau dengan rasa yang sedikit asin dan teksturnya yang lembut. Bila keju Edam didiamkan lebih lama, rasa dari jenis keju ini akan semakin tajam. Keju Edam juga sering diolah untuk campuran buah atau taburan di kue kering.

6. Keju Gouda

(wikipedia) – Keju Gouda.

Keju lainnya yang berasal dari Belanda adalah keju Gouda. Pembuatan keju ini bermula dari susu sapi yang dipanaskan. Keju Gouda memiliki cita rasa yang gurih dan creamy serta teksturnya yang halus. Penyajiannya bisa dilelehkan seperi keju Mozzarella. Keju Gouda biasanya dihidangkan untuk topping salad.

Cita rasa yang khas di keju ini karena proses penyimpanannya dilakukan dengan air garam. Lamanya penyimpanan tersebut nantinya menentukan tingkat kemanisan dan kerenyahan keju Gouda. Proses fermentasinya terbilang cukup lama selama 4 minggu hingga satu tahun.

7. Keju Emmental

(wallpaperflare) – Keju Emmental.

Bagi kalian penggemar Tom & Jerry, pasti gak asing dengan bentuk keju yang satu ini. Keju asal Swiss ini dinamakan Keju Emmental yang memiliki bentuk dan tekstur yang lembut serta berlubang-lubang.

Keju Emmental terbuat dari susu sapi dan membutuhkan 3 bakteri yaitu propionibacterium freudenreichii, lactobacillus helveticus dan juga streptococcus untuk pembuatannya.

Uniknya, jika didiamkan lebih lama, maka diameter bulatan dikeju Emmental pun akan semakin lebar. Keju ini cocok dihidangkan bersama burger, casserole, dan cordon blue.

Tags:

Full-time writer at OKEGUYS Most topics about Gadget, Football & Games.

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password