5 Kebiasaan Buruk di Kamar Mandi yang Harus Dihindari


Sadar atau tidak, kita mungkin pernah bahkan masih sering melakukan kebiasaan buruk ketika berada di kamar mandi, sampai sekarang.

Kamar mandi bukan saja menjadi tempat untuk urusan mencuci muka, mandi, buang air kecil dan besar, atau lainnya.

Lebih dari itu, kamar mandi kerap dijadikan tempat untuk ‘bersemedi’ lama-lama. Bahkan, sebagian orang sengaja ke kamar mandi hanya untuk main gadget.

Duh, kamu kira-kira termasuk orang yang begitu juga nggak sih, guys? Semoga tidak ya.



Kebiasaan semacam itu memang privasi setiap orang ya. Hanya saja, kesehatan tubuh justru berisiko terganggu lantaran kebiasaan buruk tersebut.

5 Kebiasaan Buruk di Kamar Mandi

Terus, apa saja sih kebiasaan buruk di kamar mandi yang sering dilakukan orang-orang, termasuk diri kita sendiri? Okeguys biar lebih tahu, langsung saja simak ulasan berikut ini, ya.

1. Toilet Dibiarkan Terbuka

Coba ingat lagi, kamu selalu menutup toilet setelah menggunakannya atau toilet justru dibiarkan dalam kondisi terbuka?

Perlu diketahui, sebelum keluar kamar mandi, ada baiknya kamu menyiram dan menutup toilet kembali.

Karena jika toilet dibiarkan terbuka, ini sangat memungkinkan bakteri dan kuman penyakit beterbangan.

Hal itu juga ditegaskan oleh Charles P. Gerba, seorang profesor mikrobiologi di University of Arizona, Amerika Serikat.



2. Main Gagdet saat Buang Air

Kebiasaan buruk di kamar mandi berikutnya adalah bermain gadget saat buang air kecil atau buang air besar hingga berjam-jam.

Entah apa alasan banyak orang masih melakukan kebiasaan buruk tersebut. Padahal, itu sangat berbahaya untuk kesehatan.

Bayangkan saja, jika gadget itu kamu bawa juga ke meja makan. Kemungkinan besar bakteri/kuman dari kamar mandi yang menempel di gadget itu akan mudah berpindah.

3. Menggantung Handuk Basah atau Lembab

Kamu sering meninggalkan handuk basah atau yang masih lembab di kamar mandi? Kalau iya, mulai besok tinggalkan kebiasaan buruk itu.



Pasalnya, bakteri di kamar mandi bisa saja menempel di handuk. Apabila handuk itu kita pakai lagi, tentu bakteri akan beralih ke tubuh kita.

Inilah yang kerap membuat tubuh gampang sakit karena terlalu banyak bakteri masuk ke dalam tubuh.

Jangan lupa, seringlah mengganti handuk basah atau lembab setiap kali selesai digunakan.

4. Meletakkan Sikat Gigi dan Loofah

Rasanya, hampir semua orang sampai sekarang masih terbiasa meletakkan sikat gigi dan loofah (sabut mandi) di kamar mandi.

Loofah biasanya digunakan para wanita untuk membalurkan sabun ke seluruh tubuh secara merata.

Nah, kebiasaan ini tergolong buruk karena sikat gigi maupun loofah akan mudah dihinggapi bakteri di toilet.

Untuk mengatasinya, kamu disarankan mencuci, mengeringkan, dan menyimpan loofah serta sikat gigi di tempat kering.

5. Area Intim Dibersihkan Pakai Tisu

Rata-rata kamar mandi hotel atau tempat umum elit lain mulai tidak menyediakan bak untuk menampung air keran.

Hanya tersedia segulung tisu putih, tepat di samping depan toilet. Nah, tisu inilah yang biasa digunakan untuk membersihkan organ intim setelah buang air kecil/besar.

Mungkin, kebiasaan buruk ini banyak ditemukan di negara-negara Barat. Namun, orang-orang Asia seperti Indonesia mulai menirukannya.

Lalu, apa kata ahli medis terkait kebiasaan buruk di toilet tersebut?

Menurut pakar medis, kebiasaan menyeka area intim dengan tisu toilet nyatanya tak dapat menjamin apakah kotoran benar-benar sudah bersih atau belum.

Nah, jika memang di kamar mandi hanya tersedia tisu putih, sebaiknya gunakan air bersih lagi khusus membersihkan organ intim.

Semoga informasi ini bermanfaat buat kamu ya, guys.

Freelance Writer | OKEGUYS

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password