Formula 1 di Cina Terancam Batal


Seperti yang kita tahu wabah virus corona di Wuhan, Cina, menimbulkan dampak yang cukup besar. Salah satunya berdampak pada kegiatan acara olahraga Formula 1 di negara Cina. Kompetisi “jet darat” darat ini teracam batal dikarenakan virus tersebut.

Dilansir dari BBC, Otoritas olahraga di Shanghai merekomendasikan penangguhan semua acara olahraga sebagai akibat wabah virus corona. Oleh karena itu, Grand Prix Cina yang akan diadakan di Shanghai pada 19 April kemungkinan ditiadakan. Hal tersebut telah didiskusikan oleh pihak Formula 1 pada hari Rabu kemarin.

Asosiasi olahraga Shanghai juga menginstruksikan badan-badan olahraga lainnya untuk menunda acara sampai ancaman dari virus itu berakhir.

Pihak F1 tidak segera memberikan pernyataan terkait hal ini. Mereka percaya Grand Prix Cina akan tetap berjalan hanya saja waktunya ditunda.



Kesulitan untuk merubah Jadwal

Dengan jadwal 22-balapan musim ini, mencari tanggal baru untuk pelaksanaan Grand Prix bukanlah hal yang mudah. Karena udah tersusun jadwal yang sangat padat.

Lalu di acara F1 pada Selasa malam, dalam rangka mengumumkan kolaborasi mereka dengan Netflix untuk yang kedua kalinya, beberapa tim senior mempertanyakan apakah Grand Prix Vietnam bisa berisiko atau tidak.

Perlombaan tersebut bakal dilaksanakan pada tanggal 5 April di ibukota Vietnam, Hanoi yang berjarak sekitar 100 mil dari perbatasan Cina. Ada 10 kasus virus di Vietnam, yang mana kasus ini lebih sedikit dibanding kasus yang terjadi di Australia dan Jerman, sehingga risikonya tampak jauh lebih kecil untuk saat ini.

Situasi di China

Otoritas kesehatan Cina juga meningkatkan upaya untuk mengendalikan penyebaran virus ini, yaitu dengan menahan sekitar 18 juta orang di bagian timur negara Cina yang mengharuskan mereka untuk tinggal di rumah.

Di Wuhan, dimana tempat virus berasal menyediakan 11 tempat umum besar termasuk arena olahraga yang diubah menjadi rumah sakit darurat dan menyediakan 10.000 tempat tidur tambahan untuk orang sakit. Organisasi Kesehatan Dunia telah mendeklarasikan darurat kesehatan global terkait wabah tersebut, tetapi mengatakan itu belum merupakan sebuah Pandemi.



Namun kenyataannya, jumlah kasus di Cina telah melonjak hampir 4.000 pada hari Selasa menjadi lebih dari 24.300, dengan korban kematian bertambah 65 orang menjadikan jumlah total mencapai angka 490 jiwa.

Wabah virus telah menyebabkan pembatalan sejumlah acara olahraga di Cina, termasuk Kejuaraan Dunia Atletik Dunia di Nanjing, yang dijadwalkan pada 13-15 Maret, dan seri Formula E (perlombaan mobil listrik) di Sanya pada akhir pekan berikutnya.

Penyelenggaraan Olimpiade juga mengatakan mereka sangat prihatin tentang penyebaran virus corona ini karena kemungkinan akan menimbulkan dampak pada acara Olimpiade Tokyo di Jepang pada bulan Juli dan Agustus ini.

Semoga wabah ini bisa segera teratasi ya.

Full-time writer at OKEGUYS Most topics about Gadget, Football & Games.

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password