Bahaya Merokok Tembakau dan Vape, Bikin Ngeri!


Bahaya Merokok – Indonesia menjadi negara dengan jumlah perokok terbanyak di Asean. Berdasarkan laporan Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA), 34 persen dari total penduduk Indonesia merupakan perokok.

Itu artinya, 65,19 juta orang di Indonesia merokok. Kamu termasuk di dalamnya?

Saat ini, para perokok tak hanya disajikan rokok biasa yang bisa dibeli di warung-warung langganan kamu.

Selain rokok tembakau, vape atau rokok listrik juga sudah menjadi gaya hidup para perokok. Kebanyakan dari generasi muda.

Namun, mana yang lebih berbahaya? Merokok tembakau atau vape?

Oke guys, jadi gini.

Pengertian Rokok Tembakau dan Vape

Bahaya Merokok Tembakau dan Vape
Pengertian Rokok Tembakau dan Vape. (pexels.com)

Rokok adalah tanaman tembakau yang telah dikeringkan. Tembakau tersebut kemudian dibungkus dengan kertas yang biasa dikenal dengan papir.

Ada sekitar 600 zat yang terkandung dalam rokok. Jika di bakar, rokok bakal menghasilkan lebih dari 7.000 bahan kimia. Sebanyak 69 bahan kimia diketahui mengandung racun dan bisa menyebabkan kanker!

Sementara vape awalnya diciptakan seorang apoteker di Cina pada tahun 2003 untuk mengurangi asap rokok. Selain itu, tujuan vape dibuat untuk membantu orang berhenti merokok.

Sama seperti rokok, vape juga mengandung nikotin. Namun, kandungannya memang tak sebanyak yang ada di dalam rokok.

Bahaya Merokok Tembakau, Jangan Main-Main!

Bahaya Merokok Tembakau dan Vape
Seberapa berbahayakah rokok tembakau? (Pexels.com)

Di dalam rokok tembakau, ada beberapa bahan berbahaya. Salah satunya aseltaldehida, senyawa yang digunakan dalam lem.

Senyawa ini diketahui sebagai penyebab kanker.

Lalu ada senyawa kromium yang juga bisa menyebabkan kanker paru-paru jika terpapar terlalu lama. Senyawa tar dalam rokok juga bisa menyebabkan kanker.

Jadi, peringatan rokok dapat menyebabkan kanker itu bukan isapan jempol. Ada beberapa senyawa dalam rokok yang bisa menjadi pemicu kanker.

Selain itu, sejumlah senyawa yang ada di dalam rokok juga bisa berbahaya. Ada yang merusak otak, ginjal dan hati.

Bahaya Vape, Tak Seperti Rokok Tembakau?

Bahaya Merokok Tembakau dan Vape
Vape atau rokok elektrik sebenarnya juga berbahaya untuk kesehatan. (pexels.com)

Jika rokok biasa menggunakan tembakau, vape memakai cairan yang kerap disebut liquid. Nah, di dalam cairan itu terkandung beberapa senyawa.

Di antaranya nikotin, volatike organic compounds, bahan kimia perasa dan formaldehyde.

Ternyata, ada senyawa dalam cairan vape yang juga menyebabkan kanker lho! Menurut sejumlah penelitian, formaldehyde bisa berubah menjadi zat penyebab kanker jika cairan itu terlalu panas.

Senyawa ini berisiko menyebabkan kangker hidung. Selain itu juga bisa merusak sistem pencernaan dan paru-paru.

Sementara itu, senyawa-senyawa yang ada dalam cairan vape pada rokok elektrik juga berbahaya guys. Ada yang menyebabkan gangguan kehamilan. Ada juga yang merusak hati, ginjal, serta sistem saraf.

Rokok Tembakau Vs Vape, Mana yang Lebih Aman?

Bahaya Merokok Tembakau dan Vape
Ternyata merokok tembakau dengan vape sama-sama berbahaya. (pexels.com)

Jadi sebenarnya mana yang lebih aman. Bahaya merokok tembakau atau mengisap vape?

Sejauh ini, belum ada laporan atau penelitian yang membuktikan bahaya vape lebih aman dari rokok tembakau.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pernah memberikan peringatan kepada sleuruh negara di dunia untuk melarang anak-anak, ibu hamil, dan wanita usia produktif untuk mengisap vape.

Artinya, vape sama saja seperti rokok tembakau. Keduanya sama-sama mengandung bahan yang sangat berbahaya.

Kalau mau sehat, ada baiknya untuk tidak menghisap keduanya.

Editor in Chief | OKEGUYS
I am an experienced journalist.
Pernah mengabdi di Kompas.com, Viva.co.id, Bola.com dan BBM Indonesia.

1 Comment

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password