Tutorial Cara Membuat Grafik Batang (Bar Chart) di Excel


Pembuatan grafik atau diagram batang (bar chart) di Microsoft Excel memungkinkan kamu menyajikan perbandingan data pada satu atau beberapa seri data.

Selain itu, grafik batang berguna menunjukkan kemajuan atau pencapaian suatu hal secara visual. Misalnya, angka penjualan setiap bulan dalam satu tahun di beberapa kota.

Dari data pada grafik batang yang tersaji tersebut, kamu dapat melihat secara rinci nilai mana yang lebih tinggi. Itulah alasan mengapa cara membuat grafik batang di Excel perlu kamu ketahui, Goodguys.

Cara Membuat Grafik atau Diagram Batang di Excel

OKEGUYS akan menjelaskan langkahnya satu per satu, cara membuat grafik batang di Microsoft Excel. Sebagai catatan, tutorial di artikel ini berlaku untuk Excel versi 2019, 2016, 2013, 2010, Excel untuk Microsoft 365, Excel untuk Mac, serta Excel Online.



Ada berbagai jenis grafik batang yang dapat kamu sesuaikan nantinya di Excel, tetapi yang paling sederhana adalah bagan batang yang membandingkan nilai untuk setiap baris di Excel.

Berikut langkah-langkah membuat grafik batang:

1. Untuk membuat grafik batang, sorot sel (range data) yang ingin kamu buat grafiknya. Pastikan untuk menyertakan Labels dan Values, serta Header.

2. Selanjutnya, pilih menu Insert. Di bawah grup Charts di menu, pilih dropdown di samping ikon Bar Charts.



3. Di bagian bawah daftar ini, klik pada More Column Charts. Di jendela pop-up, pilih Bar dari panel kiri. Di sini kamu akan melihat 6 diagram batang untuk dipilih, antara lain:

  • Clustered Bar: Setiap label yang dipilih memiliki bar individual yang menampilkan nilai secara visual.
  • Stacked Bar: Nilai label individu ditumpuk satu sama lain dalam satu bar.
  • 100% Stacked Bar: Nilai label individual ditumpuk satu sama lain untuk mewakili persentase jumlah total untuk setiap label.
  • 3-D Clustered Bar: Sama seperti batang berkerumun tetapi batangnya 3 dimensi.
  • 3-D Stacked Bar: Sama seperti batang bertumpuk, tetapi batang tersebut berbentuk 3 dimensi.
  • 3-D 100% Stacked Bar: Sama seperti 100% stacked bar tapi 3-dimensi.

4. Saat kamu mengklik OK, grafik batang akan muncul di spreadsheet Excel. Awalnya, setiap batang akan memiliki warna yang sama.

Untuk mengubah tampilan grafik batang dan memvariasikan warna batang menurut seri data, klik kanan pada salah satu batang dan pilih Format Data Series.



Di panel Format Data Series, pilih ikon Fill & Line (paint can) dan di bawah Fill pilih ‘Vary colors by point’.

5. Kamu dapat mengedit judul hanya dengan memilih judul Grafik dan mengetik ulang yang baru.

6. Kamu dapat memodifikasi pemformatan area mana pun pada grafik, seperti area plot atau area grafik, dengan mengklik kanan dan memilih opsi Format.

Catatan: Saat kamu selesai membuat grafik batang di Excel, kamu dapat memperbarui label atau data kapan saja. Kamu akan melihat perubahan tersebut tercermin secara otomatis di grafik batang.

Membandingkan Data dengan Grafik Batang di Excel

Selanjutnya, kamu dapat membandingkan data dalam kolom dengan menggunakan grafik batang Clustered Chart di Excel. Ini adalah cara yang bagus untuk mengidentifikasi tren dari waktu ke waktu untuk beberapa item.

Misalnya, jika kamu seorang guru, lalu ingin melihat perkembangan nilai rata-rata siswa setiap bulan. Nah, kamu dapat gunakan spreadsheet dengan banyak kolom untuk setiap bulan.

Prosedur di bawah ini akan menghasilkan bagan perbandingan dengan beberapa grafik batang berkerumun untuk setiap label dari waktu ke waktu.

1. Untuk membuat Clustered Chart, pilih semua data dalam spreadsheet kamu. Pastikan untuk menyertakan semua Label, semua kolom data, dan semua Header.

2. Pilih Title dari menu dan di bagian Charts pada pita, pilihlah ikon Bar Charts. Di menu drop-down, pilih diagram kelompok 2D Bar atau 3D Bar clustered chart.

3. Ini akan menempatkan grafik berkerumun di spreadsheet Excel kamu. Kamu akan melihat bahwa untuk setiap nama siswa, batang dengan warna berbeda mewakili setiap kolom. Header kolom di bagian bawah diagram mengidentifikasi apa yang diwakili oleh setiap warna.

4. Mirip dengan jenis bagan batang lainnya, kamu dapat mengubah gaya atau mengubah elemen grafik dengan cara klik kanan dan memilih ‘Format’. Kamu dapat mengubah Colors, Borders, dan lainnya.

Menambahkan Kolom Baru ke Grafik Batang yang Ada

Terkadang, kamu mungkin ingin menambahkan kolom data tambahan setelah grafik batang di spreadsheet Excel selesai dibuat.

Tenang saja, hal itu bisa mudah kok dilakukan. Berikut ini tutorial caranya:

1. Untuk melakukannya, pilih grafik batang dan sel di dalam grafik akan disorot. Tahan mouse di sudut kanan bawah grup sel (yang baru saja disorot) dan seret ke kanan di atas kolom data tambahan.

2. Setelah selesai, kamu akan melihat bar ketiga ditambahkan ke setiap cluster di grafik batang.

3. Ini berarti kamu tidak terjebak dengan data tetap saat kamumembuat grafik batang di Excel. Tambahkan data sesering apa pun yang kamu perlukan dan grafik akan diperbarui secara otomatis.

Nah, itulah tadi penjelasan tentang tutorial membuat diagram batang atau grafik batang di Microsoft Excel. Semoga tutorial di atas bermanfaat untuk kamu ya, Goodguys.

Silahkan berkreasi!

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password