Tutorial Cara Backup dan Restore Email di Microsoft Outlook


Sistem email modern seperti Outlookakan menyimpan data kamu di software cloud atau semacamnya, sehingga kamu bisa akses kapan dan dari mana saja.

Hanya saja, cloud memiliki batas penyimpanan. Nah, sebagai cara alternatifnya, kamu bisa backup email Microsoft Outlook dan memulihkannya sewaktu-waktu jika butuh pesan itu lagi.

Cara Backup di Microsoft Outlook

Untuk melakukan backup di Microsoft Outlook sangatlah mudah. Kamu cukup ikuti langkah-langkah sederhana di bawah ini saja ya, Goodguys.

Cadangan data itu nantinya akan disimpan dalam file PST (Personal Storage Table), yang dapat dibuka langsung di Outlook.



1. Buka Microsoft Outlook di komputer, klik “File” di menu ribbon, lalu pilih Open & Export > Import/Export.

2. Klik “Export To A File” dan kemudian pilih tombol “Next”.

3. Dari jendela berikutnya, sorot “Outlook Data File” dan klik “Next” untuk melanjutkan.



4. Kamu dapat memilih folder individual, seperti “Archive”, tetapi jika kamu ingin membuat cadangan semua email, klik nama email dan pastikan “Include Subfolders” dicentang.

Kemudian, klik “Next”.

5. Secara default, file email tersebut akan dinamai “backup.pst” dan disimpan di folder default Microsoft Outlook. Di sini, kamu dapat mengubah lokasi dan nama file.



Jika kamu menyimpan file dengan nama yang sama dengan file PST lain di lokasi itu, email akan disimpan ke file yang sama.

Untuk itulah guna bagian “Options” dengan tiga pilihan:

  • Replace duplicates with items exported (mengganti email duplikat)
  • Allow duplicate items to be created (membuat email duplikat)
  • Do not export duplicate items (tidak mengekspor email duplikat sama sekali).

Setelah selesai memilih, klik “Finish”.

6. Outlook akan membuat file PST di lokasi yang telah kamu tentukan tadi.

Meta-data seperti folder properties (views, permissions, and AutoArchive settings), message rules, dan blocked senders liststidak diekspor.

7. Gunakan fitur backup sebagai cadangan di luar situs, untuk mengosongkan akun IMAP kamu, atau untuk memindahkan email ke akun lain atau Microsoft Outlook di perangkat lain.

Cara Restore Backup di Microsoft Outlook

Sekarang kamu memiliki file PST, kamu harus dapat mengimpor data di dalamnya kembali ke Microsoft Outlook, seperti halnya mengekspor file backup tadi.

Berikut ini cara mengembalikan backup di Microsoft Outlook:

1. Buka aplikasi Outlook di komputer kamu, klik “File”, lalu pilih Open & Export > Import/Export.

2. Selanjutnya, pilih “Import From Another Program or File” dan klik “Next”.

3. Sorot opsi “Outlook Data File”, lalu pilih “Next”.

4. Pilih file PST yang ingin kamu impor dan pilih salah satu opsi pada bagian “Options”:

  • Replace duplicates with items exported (mengganti email duplikat)
  • Allow duplicate items to be created (membuat email duplikat)
  • Do not export duplicate items (tidak mengekspor email duplikat sama sekali).

Setelah selesai, klik “Next”.

5. Pilih folder yang ingin kamu impor dan pilih apakah akan mengimpor file ke folder yang saat ini, atau folder dengan nama yang sama saat kamu mengekspor.

6. Jika kamu memulihkan dari cadangan atau memindahkan email ke perangkat baru, kamu dapat memilih opsi “import items into the same folder in” dan memilih akun email tujuan impor.

Opsi tersebut akan membuat struktur folder yang sama dengan yang kamu ekspor ke PST. Setelah selesai, klik “Finish”.

7. Email kamu sekarang akan diimpor ke Microsoft Outlook.

Jika kamu mengimpor email dari akun lain, dan menggunakan IMAP atau MAPI, pesan yang diimpor akan disinkronkan dengan server email dan kamu akan dapat mengaksesnya dari perangkat lain.

Bergantung pada volume email, mungkin perlu beberapa saat untuk menyelesaikan sinkronisasi.

Sebagai catatan, meta data seperti properti folder (views, permissions, and AutoArchive settings), message rules, dan daftar blocked senders tidak akan diekspor ke PST.

Seberapa menarik artikel ini? Komen di bawah ya..

      Leave a reply

      OKEGUYS
      Logo
      Register New Account
      Reset Password